Kisah Inspiratif Ronny Lukito Dibalik Kesuksesan Tas Eiger

Kisah Inspiratif Ronny Lukito Dibalik Kesuksesan Tas EigerSiapa yang tak kenal dengan tas merk Eiger? Para pemanjat tebing, pendaki gunung dan pencinta alam pastilah sangat mengenal brand ini, bahkan mungkin anda juga pernah memakainya. Jika anda berpikir bahwa Eiger adalah merk luar, anda salah besar karena Eiger adalah buatan anak negeri.

Berikut ini adalah kisah inspiratif Ronny Lukito dibalik kesuksesan tas Eiger

Adalah Ronny Lukito, pemuda Bandung yang sukses membesarkan nama Eiger, sebuah brand yang menyediakan segala macam peralatan outdoor mulai dari kemah, panjat tebing, mendaki gunung dan lain sebagainya. Kualitasnya sudah berskala internasional dan telah memasuki pasar luar negeri. Ronny yang hanya lulusan STM, harus membantu ekonomi keluarga dengan menjual susu yang dibuat oleh keluarganya. Susu-susu di dalam kantong plastik tersebut lalu dijualnya door to door. Orang tua Ronny memiliki sebuah toko tas yang dinamai Butterfly. Dari sinilah inspirasi bisnis Ronny untuk membuat tas itu muncul.

Hidup dalam kesederhanaan tidak membuat Ronny patah semangat. Ronny kemudian tergerak untuk mengembangkan bisnis orang tuanya tersebut. Modal yang dimilikinya waktu itu hanya 1 juta Rupiah. Modal ini ia gunakan untuk membeli peralatan jahit termasuk mesin dan material untuk membuat tas.

Perjuangan Ronny dalam mengembangkan bisnis mulai menampakkan perkembangan positif saat tas-tas buatan Ronny akhirnya tembus ke Matahari Dept Store. Sebelum akhirnya disetujui, Ronny harus puluhan kali mengajukan penawaran ke pihak pemasok. Tak hanya itu, Ronny pun memasarkan tasnya ke daerah-daerah serta mencari mitra kerja yang mau memasarkan tas hasil produksinya. Tidak ada kata malas bagi Ronny karena baginya, setiap hari adalah waktunya belajar. Ia pun memperkaya diri dengan membaca buku, mengikuti seminar, dan berusaha agar usahanya berkembang.

Keadaan ekonomi Ronny pun berangsur membaik hingga ia mampu membeli gudang tambahan untuk ekspansi produksi. Selang waktu dua tahun, ia sudah bisa membeli properti untuk kebutuhan produksinya yang kian meningkat. Saat ini, merk tas Eiger dapat ditemui di berbagai pasar perbelanjaan terkemuka di Indonesia termasuk Gramedia, Ramayana dan Gunung Agung.

Seiring dengan berkembangnya usaha, ia pun membuat brand lain yang masih di industri yang sama. Tas bermerk Bodypack, Exsport serta Neosack hanyalah beberapa dari brand tas yang diproduksi oleh Ronny. Masing-masing memiliki target pasar yang berbeda. Contohnya, tas Exsport menyasar para mahasiswa dan anak sekolah dengan warna dan desain produk yang digemari remaja.

Apa yang bisa dipelajari dari kisah Ronny Lukito?
Tidak ada yang instan di dunia ini. Semua bentuk wirausaha, jika ingin berkembang haruslah diawali dengan kerja keras. Dari kisah Ronny kita dapat memahami bahwa tidak ada yang tidak mungkin, asal kita gigih memperjuangkan apa yang menjadi passion kita.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.