Ojesy, Startup Transportasi Syari Khusus Wanita

Ojesy, Startup Transportasi Syari Khusus WanitaSaat ini bisnis startup transportasi berbasis aplikasi online memang sedang marak. Sebut saja Go-jek, GrabBike, Blu-jek, GrabTaxi dan Go-Box. Jasa transportasi aplikasi tersebut sukses merebut hati konsumen karena menawarkan kemudahan dalam mencari transportasi atau jasa kurir. Cukup hanya men-download dari smartphone anda, memanggil taksi tak perlu repot harus menelpon operator dan mengirim barang juga tak perlu lagi repot harus ke tempat jasa kurir. Melihat peluang usaha ini, dua anak muda dari Surabaya ini pun ingin ambil bagian dari penyedia jasa transportasi. Ya, kini hadir Ojesy, Startup Transportasi Syari Khusus Wanita atau lebih dikenal dengan Ojek Syari Khusus Wanita.

Apa yang membuat ojek ini berbeda dari Go-jek atau Grabbike? Ojek ini mementingkan nilai-nilai ajaran Islam dan menyasar target penumpang wanita. Saat banyak kejahatan dan kekerasan terjadi terhadap perempuan di Indonesia, mereka membutuhkan alat transportasi aman dan terjamin.

Ide bisnis layanan ojek wanita ini berawal dari pemikiran sederhana Reza Zamir dan Evilita Adriani. Sebelum mendirikan Ojesy, Reza bekerja sebagai kurir untuk salah satu perusahaan jasa pengiriman paket. Waktu itu, menurut Reza, ia melihat banyak sekali perempuan yang mengalami kesulitan untuk bermobilitas karena berbagai kendala. Menurut mahasiswa Manajemen Dakwah Sekolah Tinggi Agama Surabaya ini, banyak perempuan tidak bisa keluar rumah jika tidak bersama suaminya. Ditambah lagi stereotip tukang ojek yang cukup negatif di masyarakat.

Bersama temannya, Evilita, Reza pun memulai bisnis wirausaha penyedia jasa ojek khusus wanita.  Ia melihat peluang usaha yang belum terpikirkan oleh orang lain sebelumnya. Dengan mengusung nilai-nilai islami, para pengendara Ojesy pun semuanya perempuan yang sudah cekatan membawa sepeda motor. Kendaraan pun harus sepeda motor keluaran paling lama tahun 2000. Hal ini untuk menghindari mogok dan kendala motor tua lainnya; dan agar dapat melayani penumpang dengan lebih baik.

Saat ini, Ojesy beroperasi di berbagai wilayah di Jawa Timur, termasuk Sidoarjo, Surabaya, Malang. Menurut Evilita, bisnis startup yang didirikan pada bulan Maret 2015 ini sangat mendapat respon positif dari para konsumennya. Sistem Ojesy menggunakan sistem kemitraan daerah sehingga wirausaha ini sangat membuka peluang kerja bagi banyak orang. Selain itu, pemesanan Ojesy dapat dilakukan lewat BBM, SMS, atau Whatsapp.

Bagaimana dengan penentuan tarif? Layaknya sistem pada taksi, Ojesy menerapkan tarif dengan argo awal adalah Rp. 5000,- dan setiap km dikenakan biaya Rp. 3000,-. Tarif ini sedikit lebih murah dibandingkan jasa lain yang serupa.
Meski baru berumur jagung, Ojesy telah membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat. Saat ini, jumlah armada Ojesy mencapai 60 kendaraan dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Karena semua pengemudinya adalah wanita, Ojesy juga menerapkan sistem operasional mulai dari jam 8 pagi hingga jam 8 malam.

Menurut Evilita, saat ini para pengemudi Ojesy berasal dari latar belakang ekonomi yang berbeda-beda. Ada ibu rumah tangga ada pula mantan manager di sebuah perusahaan terkenal. Saat ini, Ojesy sedang mengembangkan aplikasi agar semakin dapat menjangkau masyarakat luas dengan praktis.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *